in ,

BULAN MADU ga Harus MEWAH, Pengantin Baru ini , Bulan Madu Hanya Keliling Jawa Sampai Bali Pakai Sepeda Motor, ROMANTIS BANGET

SANGAT unik dan menginspirasi pasangan pengantin baru bulan madu keliling Jawa-Bali cuma pakai motor.

Pernikahan menjadi puncak dari sebuah hubungan yang diidam-idamkan semua orang.

Pesta meriah pun disiapkan untuk merayakan sebuah pernikahan.

Meski demikian, seseorang bernama Putri Abdian Syahona dan suaminya memilih gelar pesta pernikahan  sederhana.

Keduanya kemudian melangsungkan bulan madu tour Jawa-Bali pakai motor.

Syahona menuliskan kisahnya tersebut dalam akun twitter pribadinya yang bernama @syahona, Rabu (4/3/2020).

Tribunnews.com menghubungi Syahona, pada Kamis (5/3/2020) malam

Syahona pun membeberkan tujuannya berkeliling Jawa hanya mengenakan sepeda motor saja.

“Karena memang pengen touring sama suami, karena kan suami memang anak motor suka jalan-jalan.”

“Saya juga ingin merasakan gimana sih rasanya keluar kota apalagi sampai ke ujung Jawa.”

“Walaupun nggak ujung banget, saya penasaran itu gimana rasanya,” tutur Syahona kepada  Tribunnews.com.

Padahal, lanjut Syahona, rencana untuk bulan madu berkeliling Jawa pakai sepeda motor baru terpikirkan olehnya hanya beberapa hari menjelang pernikahan.

“Jadi niatnya tanggal 1 Februari malem (berangkat berkeliling Jawa -Red).”

“Ternyata nggak bisa karena istirahat dulu, akhirnya kita jalan tanggal 3 Februari,” terang Syahona pada  Tribunnews.com melalui sambungan telepon.

Sebelum pergi berbulan madu, Syahona menuturkan jika sang suami sempat khawatir.

Namun berkat kesungguhan Syahona, bulan madu berkeliling Jawa hanya menggunakan sepeda motor pun tercapai.

“Tadinya suami sempat deg-degan karena baru pertama kali bawa cewek keluar kota sebegitu jauh.”

“Takut kenapa-kenapa, tapi akunya yang nekat,” jelas Syahona.

Akhirnya mereka pun memulai perjalanannya berkeliling Jawa sampai dengan Bali.

Memulai Perjalanan dari Jawa Barat

Syahona dan suami memulai perjalanan dari rumah pada 3 Febrari pukul 10.00 WIB.

Mereka pun sampai di Bandung pada pukul 18.00 WIB, setelah melewati Kota Bogor dan juga Cianjur.

Dihari berikutnya mereka melanjutkan perjalanan pada 4 Februari pada pukul 08.00 WIB.

Saat di Bandung, mereka sempat mampir ke kampus mereka meski diwarnai drama karena hujan deras.

Bahkan, mereka pun mendapatkan pengalaman yang kurang menyenangkan yakni menginap di hotel yang jorok.

Hari selanjutnya pada 5 Februari, mereka mendarat dengan selamat di Jogja pada pukul 12.30 WIB.

Karena merasa lelah, mereka pun sampai memesan layanan pijat di hotel yang sangat nyaman.

Mereka pun memilih beberapa tempat wisata seperti Wedi Ombo.

Setelah menikmati Yogyakarta, mereka pun berlanjut untuk touring di kota berikutnya.

Jawa Timur

Pada tanggal 8 Februari, mereka pun sudah sampai di Malang.

Syahona dan suami pun memutuskan untuk Rafting berdua.

Awalnya, mereka ingin ke Bromo namun saat itu sedang ditutup karena ada Mutihan.

Keliling Bali

Mereka pun memutuskan untuk melanjutkan perjalanan hingga ke Pulau Bali.

Bahkan saat itu, sepeda motor pun mereka paketkan dan pergi dengan bus.

Untungnya mereka mendapat biaya sebesar Rp 170 ribu saja termasuk makan, selimut, dan bantal.

Di Bali mereka pun berkeliling ke berbagai daerah, seperti Ketapang, gilimanuk, dan den Denpasar.

Akhirnya mereka memutuskan untuk menginap selama 3 hari 2 malam dengan biaya Rp 500 ribu.

Meski sempat mengalami drama karena kerap di cancel oleh pihak hotel, akhirnya mereka mendapat dengan kamar yang luas dan kolam renang.

Setelah dari Bali, mereka pun pulang ke Kota asal yakni Tangerang dengan menaiki pesawat terbang.

Jika ditotal, budget yang mereka keluarkan untuk berbulan madu keliling Jawa dan Bali hanya Rp 6 jutaan saja.

Persiapan Touring dengan Motor

PT Astra Honda Motor (AHM) melalui main dealer PT Daya Adicipta Motora (DAM), yang mengkampanyekan program keselamatan berkendara (#Cari_Aman), memberikan tips kepada para biker yang akan melakukan touring.

Berikut hal yang perlu disiapkan sebelum mulai touring:

– Jaket

Tidak semua jaket bisa dipakai untuk touring, sehingga diperlukan yang tebal dan bisa menutupi tubuh serta menutupi bagian leher, pergelangan tangan, pinggul dan dilengkapi dengan sistem protector atau pelindung.

“Tujuan dari jaket yang desainnya menutupi anggota tubuh adalah untuk meminimalisir cedera saat terjadi kecelakaan,” ujar Asep Wawan, Instruktur Safety Riding DAM.

– Helm

Helm juga menjadi salah satu perangkat safety yang wajib digunakan oleh biker.

Pastikan helm yang digunakan memiliki label Standar Nasional Indonesia (SNI), baik yang helm half face dan full face, dan sesuaikan ukuran helm dengan kepala pengendara.

“Menggunakan helm yang tidak pas dengan pengendaranya akan membuat perlindungan menjadi kurang maksimal dan juga membuat pengguna tidak merasa nyaman,” ujar Asep.

Bagian helm yang tidak kalah penting adalah tali pengikat helm beserta pengancingnya, jika berkendara pastikan tali helm telah terkunci dengan sempurna.

– Pakaian Ganti dan Alas Kaki

Tentunya aktifitas touring merupakan kegiatan yang menempuh jarak jauh, untuk itu perlu mempersiapkan pakaian ganti selama touring berjalan.

Selain itu, perlu mempersiapkan alas kaki yang sesuai. “Disarankan pada saat perjalanan touring, gunakanlah sepatu touring yang terbuat dari bahan kuat dan tahan air dan tentunya nyaman digunakan,” kata Asep.

Sepatu touring yang bagus pasti mempunyai 3 bagian pelindung, yaitu pelindung pada bagian mata kaki (ankle), tulang kering (bone shine) dan jari kaki (toe slider).

– Jas Hujan

Saat ini cuaca di sejumlah kota memang sedang memasuki musim hujan dan untuk kenyamanan saat berkendara, perlu mempersiapkan jas hujan yang berwarna terang karena pada saat hujan jarak pandang akan berkurang.

Namun jika hujan yang turun cukup deras maka disarankan untuk berhenti menunggu hujan mulai reda karena jika hujan deras dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kondisi jalan yang licin, kondisi pengereman yang tidak optimal atau pohon tumbang yang membahayakan sobat semua.

– Obat-obatan dan P3K

Hal lain yang wajib diperhatikan, yaitu obat-obatan dan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dalam perjalanan touring menggunakan sepeda motor.

Sebab selama perjalanan bisa saja dihadapkan pada hal-hal yang tidak terduga untuk itu perlu dipersiapkan kebutuhan obat khususnya bagi biker yang memiliki obat khusus pribadi yang sangat penting untuk dibawa.

– Kondisi Motor

Sepeda motor pun perlu dipersiapkan mulai dari kondisi ban, rem, sistem kemudi dan juga mesin tentunya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa membahayakan diri sendiri ataupun orang lain. Sebab faktor keselamatan adalah yang paling utama.

“Cek kondisi motor secara menyeluruh dan jika perlu bawalah ke bengkel resmi Honda atau AHASS secara berkala sesuai dengan jadwal servis berdasarkan jarak tempuh atau waktunya,” kata Asep.

– Kondisi Fisik Prima

Jika motor sudah siap, maka yang selanjutnya adalah perlu mempersiapkan kondisi fisik pengendara. Jaga kondisi sebelum touring, istirahat yang cukup, hindari bergadang karena akan memerlukan fokus yang ekstra selama touring.

Beristirahatlah jika sudah merasa lelah selama touring untuk menghindari kecelakaan diakibatkan kondisi fisik yang lelah atau mengantuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *